Catatan Dodol Calon Dokter , Terinspirasi Oleh Perjuangan Ko-ass Muda

Newswartasatu – pada acara Launching film Komedi Drama berjudul Catatan Dodol Calon Dokter, yang bertempat di XXI Gandaria City Lt 2, Rabu pagi, (12/10), Gandaria, Jakarta. Bersama ; Ardiansyah Solaiman, dr. Ferdiriva Hamzah, Ifa Isfansyah, Perwakilan CJ Entertainment, Adipati Dolken, Tika Bravani dan Aurelie Moeremans. Baik sutradara maupun actor serta artis yang terlibat dalam fim tersebut adalah pemenang piala citra.

Di hadapan awak media newswartasatu sutradara menegaskan bahwa film komedi ini wajib di tonton khususnya menjelang penghujung 2016. Film yang di adaptasi dari novel karya dr. Ferdiriva Hamzah, ‘Catatan Dodol Calon Dokter“ (Cado Cado) adalah film komedi drama pertama di Indonesia yang serius menggarap kehidupan ko-ass dengan setting rumah sakit urban kekinian.

Pernahkah mendengar istilah ‘Ko-Ass’? Seperti apa sih kehidupan seorang ko-Ass? Ada yang bilang masa-masa 2 tahun ko-ass adalah masa-masa zombie karena seorang calon dokter akan susah untuk mendap cm mtuk istirahat dan pulang ke rumah. Benar begitu? Pertanyaan seputar realita kehidupan calon dokter atau ko-ass akan terjawab lewat film pertama hasil kolaborasi CJ Entertainment dan Radikal Films, berjudul ‘Catatan Dodol calon Dokter’. Film ini akan ditayangkan serentak di bioskop seluruh indonesia pada 27 Oktober 2016 dan diputar Tokyo Film Festival pada minggu yang sama. Disutradarai salah satu sutradara terbaik pemenang Piala Citra, lfa Isfansyah, film ini dibintangi oleh para aktor dan artis pemenang piala Citra, yaitu Adipati Dolken dan Tika Bravani.

Catatan Dodol Calon Dokter

Radikal Films dan Cl Entertainment butuh waktu dua tahun untuk mengerjakan film ini. Selain menggunakan rumah urban kekinian sebagai kanvas cerita, semua adegan yang diambil di rumah sakit disupervisi oleh seorang konsultan medis untuk menjaga keaslian dari film ini. Beberapa adegan bahkan diperankan oleh dokter sungguhan, termasuk oleh dr. Ferdiriva Hamzah pengarang novel Cado Cado. Sementara para penonton yang belia dapat menikmati komedi serta  dilema yang disajikan para pemain, segmen audiens yang lebih lanjut dapat tertawa dan terbawa perasaannya lewat romansa yang dihadirkan di film ini.

Berkaborasi dengan Blibli.com, film Cado Cado sedang mengadakan kegiatan fans screening untuk 8.000 fans JABODETABEK dan Bandung. ini adalah pertama kalinya Blibli.com melakukan strategi marketing serupa. Kegiatan fans screening adalah hasil dari film screen test yang positif. Para peserta screen test memberikan respon yang baik terhadap komedi serta drama yang disajikan oleh para pemain film. Orang yang telah menonton offline version Cado Cado mengatakan bahwa film ini adalah film komedi drama yang oke punya.

Film yang seru biasanya memiliki visual dan audio yang mantap. Pembuatan scoring dan soundtrack film Cado Cado adalah proses yang serius dan menyenangkan. Berawal dari produser yang visioner dan arahan sang sutradara, tim yang bertugas membuat scoring dan soundtrack mampu menerjemahkan dengan baik kemauan produser dan sutradara. Dengan taste, ketrampilan dan kreativitas yang tiada duanya, tim scoring mampu menghasilkan musik yang tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap film tetapi juga dapat membawa film Cado Cado ke level emosional yang berbeda dan tak terlupakan.

Bertepatan dengan “Hari Dokter Nasional”, Cado Cado akan mengadakan gala premier pada 24 Oktober 2016. Para dokter-dokter kawakan Indonesia, pelaku seni, fans serta bintang tamu akan menghadiri acara ini. Para dokter diajak bernostalgia di masa-masa ko-ass mereka yang penuh kedodolan dan kisah manis. Film Cado Cado sendiri akan tayangkan di jaringan-jaringan bioskop mulai 27 Oktober 2016. (sari)

 

About

POST YOUR COMMENTS