Kementrian PPA: Pemberian Hibah 194 MOLIN dan 388 TORLIN

Terkait dengan upaya untuk mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, Kementerian Pemberdayaan  Perempuan dan Perlindungan Anak, Jumat pagi, (21/10), di Gedung Dhanapala, Jalan Senen Raya No.1 Jakarta Pusat. Menyediakan bantuan peningkatan sarana dan prasarana bagi pemerintah daerah berupa Kendaraan Operasional Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak (Molin) dan Motor Perlindungan Perempuan dan Anak (Torlin).

Saat di jumpai awak media tempat. Yohana Yambise, Meteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memberikan bantuan atau hibah 194 Mobil Perlindungan Perempuan dan Anak “MOLIN” dan 388 Motor Perlindungan Perempuan dan Anak “TORI-IN” kepada perwakilan dari Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi dan Kabupaten atau Kota terpilih.

Yohana Yambise,

Yohana mengatakan “bahwa pada tahun ini, pembagian bantuan alokasi MOLIN dan TORLIN akan diberikan kepada sebanyak 34 Propinsi dan 160 Kab/Kota yang masing-masing akan mendapatkan satu (i) MOLIN dan dua (2) TORLIN. Pemilihan Provinsi dan Kabupaten/Kota ini oleh hasil perpetaan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Pembangunan PP PA didaerah (APE), serta proposal yang di ajukan oleh pemerintah daerah.”

“Pemberian bantuan atau hibah ini dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan fungsi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PP & PA ) yakni koordinasi pelaksanaan penanganan perlindungan perempuan dan anak berbasis gender,” tutur Yohana.

Yohana menjelaskan “Bahwa MOLIN dan TORLIN diberikan dengan maksud memudahkan penjangkauan masyarakat dalam rangka pencegahan, penanganan kekerasan, dan perlindungan perempuan dan anak khususnya di daerah yang sulit di jangkau. Selain itu, MOLIN dan TORI-IN dapat menjalankan fungsi unit layanan Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P21T2A) untuk melakukan sosialisasi dan promosi dalam rangka pencegahan, pemberdayaan, reintegrasi serta melakukan koordinasi.”

Menurut Yohanan “nantinya Molin dilengkapi dengan berbagai sarana penunjang operasional untuk menjalankan tujuan dan fungsinya, antara lain :

  1. Untuk penjangkauan dan penanganan korban, MOLIN dapat berfungsi sebagai ambulance dan dilengkapi dengan sirene, tempat tidur (stretcher) dan box medis.
  2. Sebagai sarana edukasi dan pencegahan, MOLIN dilengkapi dengnn laptop, genset, proyektor, media pemutaran film, microfon, sound system. yang dilengkapi dengan berbagai konten program perlindungan perempuan dan anak.

“Kehadiran MOLIN dan TORLIN ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat, secara khususnya dirasakan manfaatnya oleh Perempuan dan Anak yang menjadi korban tindak kekerasan dan memerlukan pelayanan P2TP2A,”tutunya. (Manto)

 

 

About

POST YOUR COMMENTS