34 Proyek Terkendala, PLN : Kami Carikan Solusi Terbaik untuk Rakyat

Newswartasatu.com, Jakarta – PLN mengapresasi audit BPKP yang menyatakan adanya 34 proyek pembangkit berskala kecil terkendala berkapasitas total 627,8 MW. PLN akan mendukung sepenuhnya bila dilakukan penelitian Ieblh mendalam tentang proyek – proyek tersebut.

Dari 34 proyek yang terkendala saar ini terdapat 17 proyek yang tetap dilanjutkan dan memiliki jalan keluar, 6 proyek telah diputuskan kontraknya dan diambil alih oleh PLN untuk dilanjutkan penyelesaiannya serta 11 proyek yang tereliminasi dan sudah disiapkan opsi pengganti untuk panyediaan tenaga Iistrik baik dengan perluasan jaringan transmisi dan Gardu Induk maupun dengan pembangkit baru yang lebih cepat pembangunannya seperti PLTMG maupun PLTD.

i-made-suprateka

Hal ini dilakukan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan akan Listrik. Seperti yang diketahui sebagian besar proyek-proyek yang tereliminasl berada didaerah terpencil yang sangat sulit jangkau.

“Pemenuhan akan listrlk untuk masyarakat adalah yang paling penting bagi kami, karena itu solusi tercepat untuk menggantikan proyek-proyek yang terminasi ini Juga telah kami pikirkan dengan matang, seperti misalnya PLTU Bengkalls 2 x 10 MW yang prosesnya masih nol. kini telah dlgantlkan dengan PLTMG bengkalis 20 MW yang rencananya akan masuk sistem kelistrikan pada awaI tahun 2018.” Ujar Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN, I Made Suprateka.

Semua proyek yang terkendala ini merupakan proyek-proyek yang berada daIam kontrak antara tahun 2007 hingga 2012 dimana total 11 proyek terminasi ini berkapasitas 147 MW dan tidak ada satupun yang masuk dalam program 35.000 WM.

Dalam penyeIesalan proyek mangkrak Ini PLN telah meminta pertlmbangan dan verifikasi dari BPKP dan audit Internal PLN. Selain Itu PLN Juga melibatkan pihak ketiga (eksternal). Hal ini untuk menghitung secara komprehenif apa yang harus dilakukan ke depan dengan memperhatikan kebutuhan, nilal keekonomian dan faktor teknis.

“Disini PLN tidak sendirian dalam memikirkan jalan keluar,ada hasil verifikasi dan audit dari BPKP, sehingga ketika memutuskan keIanjutan proyek tersebut didapatkan nilai kewajarannya,” tambah Made.

Penyelesalan 34 proyek terkendala Ini Juga sangat terbantu dengan adanya Perpres No. 4 Taiwan 2016 tentang percepatan infrastruktur kelistrikan. Dalam Perpres tersebut, PLN dlberi ruang untuk segera menyelesaikan masalah kelistrikan, salah satunya dengan tambahan biaya, tentunya disini Presiden melibatkan BPKP agar sesuai nilai kewajaran. (r/p)

 

 

About

POST YOUR COMMENTS