Gubernur Papua, Menyampaikan topik kontrak karya PT. Freeport Indonesia

terkait kontrak karya

 

Newswartasatu.com, Jakarta (27/1) Pemerintah Provinsi Papua melalui Bapak Gubernur Lukas Enembe menyampaikan beberapa topik yaitu berkaitan dengan  kontrak Karya PT. Freeport Indonesia dan Hasil sidang gugatan Pemda papua atas PT FI berkaitan dgn pajak air permukaan yang telah di menangkan oleh Pemda Papua di pengadilan pajak jakarta, dan PT. Freeport Indonesia harus membayar ganti rugi kepada rakyat papua.

 

bertempat di Jakarta pada, Hari Jumat  bertempat di Ball Room Hotel Pullman-Thamrin(Bundaran HI).

 

Gubernur Lukas Lembe mengungkapkan “PT. Freeport Indonesia (PTFI) tetap keberatan membayar tagihan pajak air dan penalti-penaltinya kepada Pemerintah Provinsi Papua, tagihan Pajak Air Permukaan (PAP) beserta dendanya sebesar Rp 2,6 triliun lebih dan justru mengajukan peninjauan kembali (PK)”.

 

“Selama setahun perkara PAP ini bergulir, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga sudah mengeluarkan rekomendasi agar Freeport memenuhi kewajiban mereka untuk membayar sejumlah pajak kepada pemerintah daerah”, ujar Lukas.

 

Lukas mengungkapkan “Temuan BPK, ada kekurangaan penerimaan kepada Pemda dari Freeport. Saya berkirim surat ke Freeport, kemudian ditolak oleh mereka. Mereka merasa keberatan dan menggugat ke pengadilan pajak”.

 

Lukas melanjutkan “Mengharapkan Freeport mau mematuhi Perda yang telah ada dan juga keputusan pengadilan, dengan membayar pajak plus sejumlah denda yang nanti uangnya diperuntukkan pembangunan stadion utama untuk PON 2020 dan juga kita distribusikan ke kabupaten/kota”. (SARI)

 

About

POST YOUR COMMENTS