Temu Kebangsaan Orang Muda 2017

temu kebangsaan

Jakarta, newswartasatu.com Forum Temu Kebangsaan Orang Muda kembali menggelar acara Temu Kebangsaan Orang Muda 2017 pada 28, 29 dan 30 April 2017. Acara yang bertema Orang Muda Bersinergi dalam Berbangsa dan Bernegara ini melakukan Opening acara di Kementerian Agama Republik Indonesia. Kemudian melanjutkan pertemuan di Cico resort, Bogor

Setelah sukses mengadakan temu kebangsaan orang muda pada 2016 Ialu, maka di tahun ini forum temu kebangsaan orang muda yang diinisiasi oleh lima lembaga diantaranya Jaringan Gusdurian, Kantor Wali Gereja Indonesia, Persatuan Gereja Indonesia, Perhimpunan Pemuda Hindhu Indonesia dan Aliansi Nasionai Bhineka Tunggal Ika menggelar kembali Temu Kebangsaan angkatan kedua.

Forum ini bertujuan sebagai wadah pertemuan aktor gerakan orang muda untuk mendiskusikan dan menyamakan persepsi mengenai kondisi tantangan bangsa Indonesia saat ini dan masa depan, konsolidasi potensi hingga penyusunan strategi kerja bersama di antara berbagai potensi orang muda. Orang Muda yang diikutsertakan adalah perwakilan organisasi organisasi berbasis agama dan kepemudaan.

Pertemuan ini juga bertujuan untuk: mengkaji peta masalah dan tantangan permasalahan bangsa Indonesia saat ini dan masa depan; Mengkonsolidasikan kerja-kerja di level akademis, kebijakan dan basis atau praksis lapangan; dan Membangun jejaring kerja orang muda penggerak Sosial dan sistem dukungannya. ‘

Pada Temu Kebangsaan Orang Muda 2016 lalu, Forum Tembang sudah melakukan pelbagai kegiatan diantaranya menggerakkan kegiatan orang muda bertemakan pendidikan, keberagaman angsa, gerakan anti korupsi, peduli lingkungan, dan sadar media. Kegiatan-kegiatan tersebut pelopori oleh orang-orang muda tersebut.

“Forum diharapkan akan melahirkan pemimpin masa depan yang memiliki keberpihakan kepada rakyat dan bangsa Indonesia,” kata Alissa Wahid, selaku steering comitte dari jaringan Gudurian.

Selain itu, Sekretaris Umum Persatuan Gereja-gereja Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom menyampaikan forum ini bertujuan agar anak-anak muda dengan berbagai latar belakang agama, suku, budaya dan kemajemukan dapat mewujudkan rasa cinta tanah air dan kebersamaan dalam konteks sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Mengamini hal tersebut, Alumni Temu Kebangsaan Orang Muda 2016 yang saat ini juga menjadi ketua acara Forum Temu Kebangsaan Orang Muda 2017, Taqi Husaini mengatakan bahwa pengalamannya dalam mengikuti forum ini selain menambah pengetahuan dan wawasan baru, pertemuan ini juga membuka mata orang muda bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk tidak bersama sama membangun bangsa dan negara. (manto)

 

About

POST YOUR COMMENTS